
Sejak tahun 2004 lalu, kampus Unila membuat kawasan konservasi satwa rusa. Kawasan ini dibentuk seperti menyerupai kandang yang cukup leluasa buat empat rusa yang hidup di sana. Meskipun di dalam kandang rusa itu dirancang menyerupai kondisi alam apa adanya, mereka setiap hari diberi makan dedaunan segar oleh penjaga kandang.
Niat Rektor Unila yang lama, Prof.Dr.Ir.Muhajir Utomo,M.Sc, membuat konsep kampus hijau. Salah satunya memelihara rusa-rusa. Kemudian melakukan penghijauan dengan menanam pohon-pohon di dalam kampus. Tak heran Unila dikenal dengan kampus hijau.
Bahkan, baru-baru ini Rektor Unila yang baru dilantik, Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Harianto,M.S, ingin membuat kampus Unila tidak hanya kampus hijau. Pak Sugeng malah mewujudkan kampus hutan. Maksudnya, kampus bukan diisi dengan orang-orang hutan. Sebuah kampus dengan suasana seperti hutan alami. Saya kemudian jadi teringat dengan Kebun Raya Bogor yang sangat terkenal sebagai paru-paru kota Bogor. Nah, mungkin cita-cita Pak Sugeng itu membuat kampus Unila sebagai paru-paru bagi Kota Bandarlampung. Katanya nanti selain konservasi rusa, dibuat juga konservasi satwa-satwa lainnya yang dilindungi dan dijaga.
Terbayang kalau kampus Unila seperti Kebun Raya Bogor, alangkah indahnya pemandangan kehijauan pepohonan (flora) yang sangat banyak, satwa (fauna) dan ada danau yang luas. Ini kelak bisa dijadikan laboratorium untuk mahasiswa semua jurusan Fakultas Pertanian Unila. Selain itu pula, mungkin setiap pagi di akhir pekan selalu ramai orang-orang jogging atau olahraga lainnya. Ehm, kapan ya kampus seperti itu bisa segera diwujudkan?
9 comments:
mungkin lebih asyik lagi..ada Gajah dari Way Kambas ditaruh disana.. hehe
@iman brotoseno: iya tuh bener kata Mas Iman, di kampus ditaruh gajah-gajah dari Way Kambas. weleh...apa jadinya ya kalo gajah2 itu ngamuk? di tempat liar aja susah mau dijinakin. pusing mikirin begini daripada pusing mikirin mahasiswa demo di kampus. maaf nih ya pak rektor. hehe...:-)
kalo unila jadi mirip kebun raya, nanti saya piknik ke sana ya.. :D
isnuansayangpengenpresidenperempuan
Hahaha.. setuju dgn pak rektor. Unila memang kampus hijau,bnyk pohon2 dan rindang2. Tp kl lg sepi, ngeri jg riek.
setuju ma Pak Imam, tapi lha terus mahasiswanya mosok pindah ke Way Kambas??
Aduh, kalau kaya bogor tor malam di jadiin tempat mesum donk he..he..he..
Landy ( harapandiri.blogspot.com )
wah .. mahasiswa dan gajah membaur jadi satu .. bagus itu .. :D
http://shige.tik26.org/v3/
wah seru dunk y kampus unila rindang..
@isnuansa: bener ya nanti mampir ke Unila. sekarang sudah masuk musim hujan. pohon2 di sini kembali hijau lagi.
@nico wijaya: ya, jangan dibiarkan sepi dong kampus hijaunya. kan tiap minggu pagi di sini selalu rame orang2 jogging, olahraga. ada juga tim sepatu roda latihan di sini. pokoknya sip deh kalo jadi kampus hijau Unila jadi seperti Kebun Raya Bogor.
@ishtar: wah...jangan dong kampusnya dipindah jauh2 ke way kambas. secara di di way kambas banyak gajah2 liar. kalo diinjek gajah bisa2 klepek2. hehe...
@Landy: kalo sampe ada yang jadi tempat mesum, ditindak aparat. kalo perlu diskors kalo itu mahasiswa :-) *jahat tapi tegas dong. hehe...
@shige: hehe...iya kan bagus saling membaur. tapi, jangan cuma gajah doang. kasihan dong.
@cempluk: iya dong, seru kan kalo kampusnya rindang banyak pohon2 :-) *bangga mode "ON"
Post a Comment